//Masa Depan OP Warnet
op warnet

Masa Depan OP Warnet

Spread the love

Pekerjaan yang populer di kalangan gamer terutama gamer online circa 2000-2009 ini sempat menjadi aspirasi atau bahkan idola pemuda kala itu. Mari kita bahas soal mereka.

Gw memulai karir gw sebagai anak warnet sejak MMORPG masih belum dikenal di Indonesia. Kala itu, gamer masih beradu ketangkasan di game LAN seperti Counter Strike 1.3, Starcraft: Broodwar, dan Age of Empire. Hingga akhirnya, boleh.net memperkenalkan kami dengan candu yang lebih berbahaya. Sebuah MMORPG bernama Nexia: Kingdom of the Winds.

Sejak itu, hampir setengah dari hidup gw habis di warnet. Tentunya dengan tingginya jam terbang dan ke-‘madesu’-an gw kala itu membuat gw sangat mengenal dan paling relevan untuk membahas ini.

Bukan, yang mau gw ceritakan kali ini bukan sejarah game online. Nanti lah kita bahas. Sekarang gw mau membahas figur yang berjasa dalam mengajari orang-orang dalam mengakses internet. Tokoh dibalik lulusnya banyak mahasiswa/i. Pahlawan dunia internet yang sebenarnya. Penjaga warnet atau yang sering dikenal sebagai OP (Operator) Warnet.

Karena warnet umumnya memiliki bisnis lainnya selain penyewaan komputer dan internet. Biasanya OP Warnet memiliki set of skill bermacam-macam, tergantung kebutuhan si pemilik. Oleh karena itu, banyak sekali ‘jenjang karir’ OP Warnet ini. Kebanyakan memang pekerjaan yang tidak membutuhkan pakem ilmu tertentu sih. Pekerjaan yang bisa dipelajari dengan pengalaman alias otodidak. Ada banyak, tapi gw bahas 5 saja yang paling populer ya.

Game Master alias GM alias Selalu Salah

Mengejar passion-nya di dunia game, tentunya banyak OP Warnet yang berkeinginan untuk bekerja di dunia game. Jalan yang paling umum adalah menjadi GM, atau Game Master, atau pekerjaan yang selalu salah apapun yang terjadi di dalam game. Memimpikan pekerjaan yang menyenangkan karena sesuai hobi, banyak para OP Warnet memilih untuk menjadi GM. Sayang, mereka lupa kalo dulu mereka juga ikut memaki GM saat game lag (padahal urusan si orang IT), item mall mahal (padahal developer yang tentukan), maintenance lama (lagi-lagi biasanya si IT yang urus), atau bahkan gacha yang jelek (padahal emang sial aja). Setelah mengeluh gaji yang segitu-segitu aja dengan tekanan begitu banyak dari user. Akhirnya si ex-OP Warnet memilih jurusan lainnya di bawah ini.

IT Support

Ini jurusan paling umum. Selain ngitung duit, biasanya OP Warnet juga nyambi atau belajar jaringan. Yah, minimal kalau internet mati biasanya paham lah buat ‘matiin-idupin-lagi’. Kaum ini biasanya sekarang jadi IT Support di kantor kalian. Tentunya mereka sekarang sudah paham juga tentang jaringan, tentang menginstal OS, tentang kita, atau setidaknya pandai menghubungi Astragraphia saat terjadi masalah.

Image result for graphic designer meme

Desain Grafis

Banyak warnet yang juga menyediakan jasa ‘scan-edit-cetak’. Sehingga OP Warnet pun juga belajar tentang menggunakan Photoshop, Corel Draw, atau setidaknya MS. Paint. Banyak yang akhirnya menemukan bakat terpendam mereka dalam dunia seni dan akhirnya nyemplung di air seni. Euwh. Nyemplung di dunia seni (digital) maksudnya, sebagai Desain Grafis. Tipe ini biasanya bermukim di ahensi ataupun dunia penyiaran dan TV nih.

Marketing

Lama berkutat di dunia internet, tentunya para OP warnet banyak mendapatkan referensi tentang cara-cara pengiklan memasarkan produknya. Hingga akhirnya beberapa orang terpilih, termasuk gw, memilih jalur karir di dunia marketing. Bermodalkan pengalaman membodohi mengajak bocah-bocah di warnet untuk beli Zeny/Disena/CP/Koin/You-name-it, tentunya ex-OP Warnet ini sekarang menjadi tenaga marketing yang disukai para kapitalis.

CEO alias Pimpinan Perusahaan

Masa sih? Yah, ada sih salah satu ex-OP Warnet yang sekarang jadi CEO dari start-up terbesar sekarang, Tokopedia. Yap, mungkin lo juga udah tau kalo William Tanuwijaya, bosnya Tokopedia, dulunya pernah jadi OP Warnet di dekat kampusnya. Ini anomali sih, tapi kita semua bisa kok kalo kita mau. Masa sih?

Kalau ex-OP Warnet di tempat lo sekarang jadi apa sih? Coba cari tahu deh, siapa tau sekarang udah jadi CEO.