//Edge of Tomorrow (2014): He Lives. He Dies. He Lives again.

Edge of Tomorrow (2014): He Lives. He Dies. He Lives again.

Spread the love

Bukan film baru. Memang. Tapi, lebaran yang tidak terlalu banyak kegiatan ini memaksa gw untuk menonton salah satu koleksi film unduhan gw. Pilihan gw jatuh kepada Edge of Tomorrow. Film sci-fi yang dibintangi oleh Tom Cruise.

Bill Cage (Tom Cruise) adalah seorang mayor militer yang bertugas sebagai relasi media. Yap, relasi media. Sama sekali bukan prajurit petarung di lapangan. Namun, karena suatu hal, Bill Cage yang tidak memiliki background militer sama sekali, ditugaskan untuk bergabung dalam penyerangan di Perancis.

Latar Edge of Tomorrow sendiri bercerita tentang bumi yang diinvasi oleh para alien. Mereka menyebut para alien ini ‘Mimic’, inget ya, MIMIC. Nah, penyerangan yang dimaksud di atas adalah penyerangan ke area para alien ini. Bill Cage yang sama sekali tidak terbiasa dengan tugas lapangan, secara kebetulan berhasil mengalahkan salah satu alien yang terkuat, yang mereka sebut Alpha. Ternyata, dengan membunuh Alpha dan terkena darahnya, membuat Bill Cage memiliki kemampuan untuk mengulang hari setiap ia mati.

Ya. Keseluruhan film ini mengisahkan perjalanan hidup seorang Bill Cage mengulang-ulang 2 hari yang sama berpuluh, bahkan mungkin beratus kali. Namun, bukan berarti kita bakal melihat scene yang sama sampai bosan. Tentunya, sang aktor menunjukkan proses secara perlahan dari seorang media relasi yang sama sekali tidak memiliki kemampuan bertarung, hingga seorang profesional yang bahkan melebihi mentornya, Rita Vrataski (Emily Blunt).

Tom Cruise memerankan karakter Bill Cage dengan sangat baik. Mulai dari karakter Bill Cage yang masih culun dan hanya pintar berbicara, lalu ekspresi keputusasaannya yang begitu meyakinkan kita kalau ia sama sekali tidak memiliki harapan lagi. Hingga keputusasaannya membuatnya berevolusi menjadi seorang petarung hebat di medan perang. Semua diperankan dengan sangat baik oleh Tom Cruise.

Plot dan action dalam film ini pun cukup tertata dengan sangat baik, mungkin hanya beberapa hole yang nampaknya tidak dapat dijelaskan dalam film. Namun tidak seberapa merusak film ini secara keseluruhan.

Tapi? Tetapi, ending film ini merusak perjalanan yang menyenangkan dari awal sampai akhir. Terlalu dipaksakan dan tidak penting.

Verdict

Semua bagus dan menghibur hingga menjelang akhir film. Kalau bisa sih, setelah ‘final battle’ langsung lo stop aja filmnya. Film ini recommended sampai bagian akhir tersebut, tapi kalau secara keseluruhan, meh.

Score 6.8/10 (Could be 8.5 without the unnecessary ending)

Cek review film lainnya di tag Bukan Movie.